Category: 30DWC

Email Untuk Teman

“Hai teman, Kulihat kamu tambah jelek saja ya sekarang. Apakah kamu perlu aku pinjamkan uang untuk ke dokter kulit dan sedot lemak? Sungguh sedih hatiku melihat wajahmu di media sosial dengan penuh jerawat dan badan gemuk seperti sudah punya anak 10! Selain itu, bisakah kamu rawat bayimu itu? Kamu tahu kan aku tidak suka bayi,…

Read more Email Untuk Teman

Sabina

“Prang!” Suara pecahan piring mengagetkan si kecil Sabina yang sedang asyik bermain boneka. Seketika Sabina berhenti dari permainannya dan memeluk Boni, boneka beruang kutub yang baru diberikan oleh Kak Danisa. “Beruang kutub itu survivor. Artinya, mereka bisa bertahan hidup dalam kondisi apapun. Mereka bisa hidup di atas lapisan es atau perbukitan Arctic yang sangat dingin…

Read more Sabina

Titik Balik Yang Sederhana

27 Maret 2055, 00:01 “Selamat ulang tahun, sayang“, bisik Selena di telingaku. 35 tahun lalu, tepat di hari ini, ibuku susah payah melahirkanku. Sampai mengorbankan nyawanya.. Dan ayahku kala itu pun meregangkan nyawa di rumah sakit yang sama, setelah beberapa hari berjuang melawan virus yang menjadi pandemi di tahun itu. Bertahun-tahun kemudian, aku menyadari tidak…

Read more Titik Balik Yang Sederhana

Hari Yang Sempurna

Hari ini aku bahagia sekali. Tidak ada alasan tertentu. Tidak ada sesuatu yang harus dirayakan. Namun pagi ini aku tahu hari ini akan menjadi hari yang indah. Aku terbangun dengan lembutnya bantal yang menempel di pipiku. Dan wanginya.. Wangi bersih dari sarung bantal membangunkan setiap sel-sel kebahagiaan yang ada di otakku. Dengan hati yang riang…

Read more Hari Yang Sempurna

Adrian

“Aku sudah bersama orang lain sekarang”. Satu kalimat mengejutkan itu terus terngiang-ngiang di kepala Norine. “Bagaimana maksudnya? Apakah maksudmu selama ini perasaanku tidak berbalas? Apakah maksudmu kebaikanmu selama ini tidak berarti apa-apa?”, bisik Norine. Dalam hati. Tidak ada kata yang bisa keluar dari mulutnya. Tubuhnya lesu. Tenggorokannya tercekat. Jantungnya berdegup kencang. Sepuluh menit yang lalu…

Read more Adrian

Suatu Sore di Warung Kopi

Perrnahkah kamu merasa sangat gugup sampai seluruh badanmu gemetaran? Nafasmu pendek, dadamu sesak dan mukamu terasa sangat panas dan hampir ingin menangis? Waktu itu aku tidak pernah merasakan kegugupan seperti itu. Aku pernah merasa gugup. Kegugupan terparah yang aku rasakan sebelum ini adalah ketika aku harus wawancara pekerjaan impian pertama dulu. Juga wawancara beasiswa-beasiswa yang…

Read more Suatu Sore di Warung Kopi

Titik Rendah

Dua puluh dua, dua puluh satu, dua puluh, sembilan belas, delapan belas.. Pelan-pelan benakku menghitung mundur, memperkirakan waktu alarm pagi yang sesungguhnya selalu lebih terlambat berbunyi dibandingkan pikiran-pikiranku yang tidak pernah berhenti. Pagi ini lebih istimewa, karena pikiranku tidak berhenti berbunyi sejak kemarin malam. Membuat badanku yang kelelahan hanya bisa menyerah dan berbaring semalaman, memandang…

Read more Titik Rendah

30 Hari Menantang Diri

Hai semuanya! Apa kabarnya? Semoga semua yang sedang membaca halaman ini sehat-sehat selalu ya. Sudah lama juga saya tidak memberikan update di halaman ini. Terkadang memang terlalu mudah untuk terperangkap di dalam kehidupan sendiri. Tanpa adanya kesempatan untuk menekan tombol “pause” dan memandang jalan yang sudah kita lalui, atau sekedar menikmati sisi lain dari diri…

Read more 30 Hari Menantang Diri